Kekejamanmu adalah untuk dirimu sendiri,
ke'syaitonirrajiman'mu adalah untuk dirimu sendiri,
kaulah yahudi yang gilakan darah;
mengalahkan pontianak sundal malam,
dan saudara-saudaraku kau permangsakan,
saudara-saudaraku kau pijak-pijakkan,
kemarahan kami sengaja kau bangkitkan.
Oleh itu, nantikanlah kebangkitan kami seluruhnya,
berbaris-baris dalam saf perjuangan,
dengan jihad rindukan nabi.
Tunggulah wahai orang-orangan,
tunggulah pada hari hancurnya jasadmu,
hanya dengan laungan takbir,
sudah cukup untuk menyiat jantung-jantungmu,
dan sehingga waktu itu,
dalam samar nan bisu,
dalam samar nan bisu,
kami kirimkan peluru-peluru doa,
menanti saat tumbangmu dalam setiap sujud dan tadah.
Tunggulah, sesungguhnya kami juga adalah orang yang menunggu.

0 comments:
Post a Comment