Dia memasuki rukun kedua illallah. Segenap jiwanya bergabung dengan karamah Allah. Dia kian mabuk dan mabuk, lunak dalam cinta. Sehingga terbias segala cita, lahir segenap rindu, untuk melihat karamallahuwajhah, sucinya nur wajah Pencipta.
Wahai Tuhanku Rabbul izzati, datanglah kepadaku, mendekatlah dalam langkahku
ke marilah dalam kejaranku, aku merinduiMu
tambahkanlah ilmu ma'firahku tentangMu
pertemukanlah aku dengan mursyidMu
Rabbi yassir wala tuassir, rabbi tammim bil khair.
Dalam setiap sujud doanya berlagu tanpa henti. Dalam setiap langkah gegar jiwanya membara, memburu cinta Ilahi. Pejam celip matanya hanya ada Dia. Hembus sedut oksigennya hanya ada Dia. Dalam ingatan, rindu kian terbayang. Cita-cita suci kian memutik. Pertemukanlah dia denganNya. Amen.

0 comments:
Post a Comment