lepas ke daratan menjadi gunung
lepas ke hutan, alam berubah menjadi
gurun,
kata-kata pada saat terpenjara di dalam
sukma,
manusia terasa kehilangan mentari dan
sinarnya,
tetapi, pada saat kata-kata bebas
meninggalkan hati nurani,
manusia mati, tertusuk belati tajam
daripada tangannya sendiri.
Wahai! Saudara-saudara yang mulia,
berwaspadalah dengan kata-kata,
supaya kita tidak membunuh diri,
dengan kata-kata sendiri.
Puitis itu bukan senang nak hadir
hanya ada untuk insan pemikir
perah keringat berpening sedikit
terkadang lena dibuai perit.
- Allah, aku ingin menjadi penulis yang tajam penanya.
Kata sifu ku tatkala ditanya
mengapa sukar untuk ku cipta puitis dalam pena
maka katanya;
berkasihlah
nescaya engkau akan tahu apa itu puitis
Kini aku telah pun punya kasih
tetapi puitis itu masih tak hadir
Benarkah itu aku berkasih
mengapa tiada puitis?
Atau kasih itu belum sampai
untuk ku capai jiwa seni?
- Hakikatnya, menulis bukanlah puitis. Dan puitis, bukanlah kasih. Its all about practice. Practice and practice. Come on girl, dont give up. Cayuk2.
harimau mati meninggalkan belang
alang-alang nak mati
biar ditinggalkan tulisan
ditinggalkan ilmu
dan ditinggalkan janji
jom bertemu lagi di syurga.

0 comments:
Post a Comment